Menghapus Jejakmu...

on Selasa, 24 November 2009


Di mana lagi kan ku simpan airmataku yang mengalir dari arus waktu

dan malam yang telah karam..
Dalam perih hatiku..,
dan dalam bekunya tubuhku..
Aku jadi tak paham dengan kata-kata kasih..
Aku akan berlabuh dari hatiku yang terlalu letih.. Mengubur memori di pasir hitam pantai itu..
Lalu menghapusnya di hati..

Apa lagi...?

on Senin, 15 Juni 2009



Di setiap waktu, aku pasrah menunggu hadirmu, tanpa ragu dan tanya lagi..
Aku bangun cintaku di padang gerah berkubang butiran peluh..
Namun apa yang kudapat..?
Kamu pun telah menyia-nyiakan perasaanku..
Terima kasih bila memang begitu..

Di Ujung Asa..

on Jumat, 12 Juni 2009




Segalanya telah tertebas waktu..
Aku masih terhisap sepi yang memanggut..

Di ujung sapaku yang tertatih menujumu,
k
ucoba teduh dalam satu iba,

Semoga kau tetap terbaik yang kutemui
dalam perjalanan hidupku..

Menunggu mu..

on Selasa, 02 Juni 2009



Masih kutunggu kau di beranda ini..
Hingga ratusan kali senja menyapa, bayangmu tak kunjung tiba..

Ku tanya angin, tak ada titipan isyarat..

Bulan, bintang, dan malam juga tak tahu..
Tapi.., aku masih menunggumu di sini..

Kasih..

on Senin, 25 Mei 2009


Rindu, Angan, Asa, Rasa, Percaya..
Adalah akar dari ruh kasih..
Berbahagialah yang punya kasih..
Karena tak akan pernah menyakiti..

Lagi, Rindu...

on Selasa, 19 Mei 2009



Rinduku membiru...
Berakar pada rongga langit dan selalu bertanya tentang perjalanan waktu yang menempa kita pada samudera kehidupan..
Kapan jarum detik akan mengantarkan kedatanganmu
untuk memetik buah-buah rindu yang telah ranum
yang dimatangkan oleh keteguhan hati..

Di Sepi Malam..

on Jumat, 08 Mei 2009



Ingin ku ajak kupu-kupu untuk bermain, menemaniku
saat sepi malam menggamit kesendirianku..
Ingin kukirim bintang di langit lewat desir angin malam di sepi malamku..

Ikatan Hati..


Kadang kala aku ingin kau menutup matamu sejenak dan mengingat...
Semua senyuman dan kebahagiaan yang saling kita bagi antara kau dan aku..
Dan, ketika kau membuka matamu..,
aku ingin kau tersenyum..,

Dan satu lagi senyuman..,
Ketika kau menyadari dengan perlahan-lahan

Bahwa tidak peduli berapa hari atau
berapa mil jarak yang ada di antara kita..
Kau dan aku akan selalu dekat.., sangat dekat..

Roh Puisiku..

on Kamis, 23 April 2009


Seperti bibit pohon..,

Puisiku dapat tumbuh dan bermekaran dengan indah..
Aku ingin ada satu bibit yang bisa tumbuh
di teras hatimu..

Mungkin bisa hidup dan berbuah..
Mungkin juga bisa layu dan mati..
Namun..,
Setidaknya aku telah mencoba hidup di hatimu..

Meski hanya melalui Roh Puisi ku..

Selalu Ada..

on Selasa, 21 April 2009


Kalaulah matamu terpejam..,
Pastikan aku yang terakhir yang kau pandang lewat mata hatimu..,
Meski aku berada jauh kala matamu terbuka..,
Tetapi hatiku dapat kau bawa ke mana kau suka..

Di Sepi Senja..

on Minggu, 05 April 2009


Senja temaram, bergelimang di bibir pantai..
Merubah bayangmu jadi beribu-ribu di sepi senja ini..
Langit menggelap cepat.., waktu melesat pesat..
Angin berbisik lembut..,
Kucari maknamu untuk memburu makna hari ini
dan hari-hari yang sudah kita lewatkan..

Semoga tidak sia-sia..

Kusimpan Lekat..

on Selasa, 31 Maret 2009


Kusimpan kau lekat-lekat di mataku.., saat kau mencuri hasratku..
Kusimpan kau lekat-lekat saat kau selipkan ruh mu di hatiku..
Jiwaku terbangun, tersentak di kerinduan ini..
Maka.., biarkan aku menunggumu dalam mimpiku..

Puisiku..

on Jumat, 27 Maret 2009


Puisiku berlari-lari di ruang makna pada kata yang berirama..
Sesekali menjenguk bilik hatimu..,
Kadang dengan kasih.., kadang dengan sindiran, bahkan kadang dengan teriakan..


Puisiku bebas melintasi ruang yang kadang disekat waktu..
Namun puisiku akan setia menjaga nyenyak sepi hatimu..,
maka kau bisa bermain dengan mimpimu..,
dan kau bisa mengembara dengan anganmu..
Kau pun bisa menguak isi hatimu, berkaca pada jendela hatimu,
juga bisa berteduh di kerindangan hatiku..

Masihkah kau setia menunggu puisiku yang pernah menyibak jiwamu..,
dan hampir membenamkanmu pada rembulan malam...?
Akan kuceritakan pada puisiku bahwa bening matamu masih menyimpan kehangatan..
Akan kukatakan bahwa putih hatimu masih mendendangkan penantian..


Kadang..

on Minggu, 22 Maret 2009


Kadang kala aku memotret tangis tanpa kau ketahui..
Bukan aku tak suka keindahan..,
Tetapi bahwa keindahan tak selamanya mampu menggenapi kebahagiaan
dan melepas simpul-simpul saraf..

Rinduku..

on Sabtu, 28 Februari 2009


Dalam sekejap aku dapat menghitung angka-angka..
Tetapi.., jangan kau meminta aku
menghitung rindu kita..
Mereka tak berderet, tetapi menyeruak ke hati..,
Mengisi kolom-kolom kosong
yang ditinggal kata dan sua..


" Rinduku liar berdansa di tebing hati..,
ia akan jatuh bila kau tak segera datang menjemputnya.."

Kunci Hati..

on Kamis, 26 Februari 2009


Saat kau gundah, kau sedih, kau galau,
Carilah aku ke dalam hatimu..
Aku akan selalu ada di sana..
Lalu masuklah kau dalam ruang hatiku..,

Karena telah kusiapkan
tempat yang nyaman untuk kau berteduh..

Datanglah kapan jua ke ruang hatiku,
karena kau telah mengeggam kunci hatiku..

Sewangi...

on Selasa, 24 Februari 2009


Ku katupkan mata rasaku, setelah kau rampaikan bunga sewangi hati..
Aku tak punya bunga untuk membalas..,
tapi nafasku sewangi bungamu..

Kutipan lirik lagu Naff : " Harum bunga nafasmu kucium
hingga menaklukkan hatiku..,

apa benar dirimu terutus
sebagai pasangan hatiku.."

Sesaat Terkadang..

on Jumat, 20 Februari 2009


Tirai langit kadang penuh bintang,
kadang berawan, kadang terang bulan..,

Kadang cerah mentari yang kadang tak pernah bersama mengisi jiwa..

Bahasa kita kadang jiwa, kadang rasa, kadang kata,
kadang hati, juga emosi..

Mungkin hanya keterbatasan kita
yang belum mampu menguraikan rasa dalam kata dan bahasa..

Suara Hati..

on Kamis, 19 Februari 2009


Pada tepi malam aku masih terjaga..
Mendengarkan keheningan yang penuh suara hati.
Sebab isi hati tak pernah bisa dibayangkan..
Hanya suara hati yang ingin aku bisikkan padamu..

" Sayang.., aku cuma punya hati yang mencintaimu dengan sederhana..."

Cinta Bertaut..

on Sabtu, 14 Februari 2009


Ketika engkau berganti kita..
Ketika dua menjadi satu..
Tak ada lagi
Berapa dan siapa di antara..
Hanya ada kita..