Menghapus Jejakmu...

on Selasa, 24 November 2009


Di mana lagi kan ku simpan airmataku yang mengalir dari arus waktu

dan malam yang telah karam..
Dalam perih hatiku..,
dan dalam bekunya tubuhku..
Aku jadi tak paham dengan kata-kata kasih..
Aku akan berlabuh dari hatiku yang terlalu letih.. Mengubur memori di pasir hitam pantai itu..
Lalu menghapusnya di hati..

Surat Untuk Anak ku..

on Jumat, 10 Juli 2009

Catatan hati seorang Ibu untuk anaknya..



Serasa seperti baru saja kemarin ketika aku memelukmu sewaktu kau masih seorang bayi..
Tetapi waktu mempunyai cara untuk melewati kita, dan tanpa sepengetahuan kita..
Aku menutup mataku sebentar saja, dan membukanya kembali untuk menemukan kau telah bertumbuh..


Aku merindukan hari-hari ketika kau mengucapkan kata-kata pertamamu dan langkah pertamamu dengan hati-hati..
Aku tidak pernah menyadari bahwa ketika kau seorang bayi,dan bagaimana kita akan menjadi sangat dekat seperti saat ini..
Aku bepikir bahwa kau adalah bayiku..
Aku berharap diriku telah menyimpan ketawamu di dalam botol ketika kau masih kecil, dan mengoleksi semua cetakan jemarimu di setiap kaca jendela..

" Waktu-waktu itu adalah waktu yang indah dan berharga.."


Dan begitu kau bertumbuh, bertumbuh juga lah rasa cintaku padamu..
Ketika aku masih muda, aku melimpahkan kepadamu setiap harapan yang kumiliki untuk masa depanmu..


Aku menginginkanmu untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan yang tidak pernah kunikmati..
Aku mau dirimu belajar dari kesalahan-kesalahanku..
Namun semuanya terlalu cepat, engkau sudah keluar dari lenganku yang dahulu memegangmu dengan sangat erat..


Kini engkau melepaskan tanganku dan kemudian menaruh lenganmu di pundakku..
Berdiri tegap untuk menunjukkan padaku sepe
rti apa kau sekarang dan membuatku menjadi bangga..

Ah.., semuanya terlalu cepat..
Hari-hari di masa kau masih kecil sudah datang dan pergi..
Namun kenangan-kenangan pada saat-saat tersebut sangatlah jelas di pikiranku seperti yang ada saat ini, dan engkau adalah anakku..

" Engkau selalu diterima di dalam pelukanku.."


Karena engkau tidak akan pernah menjadi terlalu dewasa atau terlalu besar untuk tetap berada dekat di hatiku..
Engkau sudah tumbuh menjadi segalanya, yang selalu diimpikan setiap orangtua..
" Dan, lebih dari segalanya, aku ingin kau tau bahwa aku bangga untuk mengatakan "Itu adalah anakku..! "

Apa lagi...?

on Senin, 15 Juni 2009



Di setiap waktu, aku pasrah menunggu hadirmu, tanpa ragu dan tanya lagi..
Aku bangun cintaku di padang gerah berkubang butiran peluh..
Namun apa yang kudapat..?
Kamu pun telah menyia-nyiakan perasaanku..
Terima kasih bila memang begitu..

Di Ujung Asa..

on Jumat, 12 Juni 2009




Segalanya telah tertebas waktu..
Aku masih terhisap sepi yang memanggut..

Di ujung sapaku yang tertatih menujumu,
k
ucoba teduh dalam satu iba,

Semoga kau tetap terbaik yang kutemui
dalam perjalanan hidupku..

Menunggu mu..

on Selasa, 02 Juni 2009



Masih kutunggu kau di beranda ini..
Hingga ratusan kali senja menyapa, bayangmu tak kunjung tiba..

Ku tanya angin, tak ada titipan isyarat..

Bulan, bintang, dan malam juga tak tahu..
Tapi.., aku masih menunggumu di sini..

Kasih..

on Senin, 25 Mei 2009


Rindu, Angan, Asa, Rasa, Percaya..
Adalah akar dari ruh kasih..
Berbahagialah yang punya kasih..
Karena tak akan pernah menyakiti..

Lagi, Rindu...

on Selasa, 19 Mei 2009



Rinduku membiru...
Berakar pada rongga langit dan selalu bertanya tentang perjalanan waktu yang menempa kita pada samudera kehidupan..
Kapan jarum detik akan mengantarkan kedatanganmu
untuk memetik buah-buah rindu yang telah ranum
yang dimatangkan oleh keteguhan hati..

Di Sepi Malam..

on Jumat, 08 Mei 2009



Ingin ku ajak kupu-kupu untuk bermain, menemaniku
saat sepi malam menggamit kesendirianku..
Ingin kukirim bintang di langit lewat desir angin malam di sepi malamku..

Ikatan Hati..


Kadang kala aku ingin kau menutup matamu sejenak dan mengingat...
Semua senyuman dan kebahagiaan yang saling kita bagi antara kau dan aku..
Dan, ketika kau membuka matamu..,
aku ingin kau tersenyum..,

Dan satu lagi senyuman..,
Ketika kau menyadari dengan perlahan-lahan

Bahwa tidak peduli berapa hari atau
berapa mil jarak yang ada di antara kita..
Kau dan aku akan selalu dekat.., sangat dekat..